Jumat, 25 September 2015

Mengintip Dapur BabaRafi




Ingat kebab pasti Ingat BabaRafi, ini bisa di pastikan karena di mana mana dengan mudah bisa temukan boothnya yang berwarna Merah kuning. Biasanya posisinya di tempat-tempat keramaian, Dekat pasar ataupun minimarket. Rasanya yang khas dan cocok di lidah kita membuat makanan ini menjadi favorit di keluarga saya. Ketika Blogger Crony mengundang untuk datang ke acara “Ngerusuh Dapur Babarafi” tentu saja saya tidak menyia nyiakan kesempatan ini.

Gedung Babarafi Enterpise


Tepat jam 10 pagi saya dan kawan-kawan blogger lainnya sudah hadir di lobby Graha Babarafi Enterprise yang beralamat di Jl. FatmawatiNo 33, Pondok Labu – Jakarta Selatan. Kami di pandu oleh Mba Titis yang mengajak kami masuk berkeliling dari Front Office, Bagian Logistik , Bagian Produksi sampai bagian back office-nya. Sungguh pengalaman yang mengasikkan, melihat dari dekat proses pembuatan bahan baku, tempat penyimpanan sampai cool storagenya pun kita masuki.


Beberapa penghargaan yang telah di raih Babarafi



Apel Karyawan, menunjukan disiplin dan managemen yang baik

Tampak pula beberapa karyawan sedang apel pagi sebelum menuju tempat kerja masing masing. Semua terlihat berdisiplin dan dengan semangat tinggi untuk menjaga mutu perusahaan.

Turut hadir juga pada saat itu pasangan muda Suami- Istri pemilik bisnis ini yaitu Hendi Setiono dan Nilam Sari. Mereka berdua dengan ramah menyambut kami dan dengan sabar memberikan penjelasan tentang Bisnis Kuliner ini. Bisnis ini berawal ketika pasangan yang menikah muda di usia 19 tahun ini liburan ke tempat Dinas orang tua meraka di Qatar tahun 2005. Disana di setiap sudut banyak penjual kebab yang akhirnya memberi inspirasi Mas Hendi untuk mencoba membuat bisnis ini setibanya di tanah air.

Pasangan Suami Istri pendiri Babarafi kebab Turki


Bisnis ini di mulai dari 2 gerobak yang kemudian berkembang menjadi bisnis waralaba hingga kini, tak hanya di Indonesia. Saat ini Babarafi telah memiliki 1263 outlet local dan 44 Outlet Internasional. Wah, sungguh luar biasa yaa. Kita ikut berbangga dengan bisnis waralaba putra bangsa ini. Tidak cuma itu, berbagai penghargaan juga telah di terima oleh Kebab Turki Babarafi atas eksistensinya  di dunia kuliner baik di dalam maupun luar negeri. 


Seiring perkembangan jaman, kini untuk mendapatkan kebab kita tidak perlu lagi datang ke oulet-nya. Karena saat ini Babarafi telah bekerja sama dengan Go-Food, salah satu aplikasi dari Go-Jek. Kita cukup memesan lewat aplikasinya dan Kebab siap di antar ke rumah. Selain itu untuk mengembangkan sayab bisnisnya Babarafi telah resmi meluncurkan toko online khusus untuk berbelanja makanan cepat siap saji/ frozenfood  melalui : www.babarafionline.com

Salah satu produk frozenfood yang di jual di babarafi online



Jika kita buka websitenya akan tampaklah berbagai macam makanan siap santap yang mengiurkan. Antara lain 7 ragam menu kebab asin dan manis, seperti apple pie, kebab beef, kebab chicken, keban chijeu, kebab chocoban, kebab fruit dan kebab teriyaki. Kami sempat kekenyangan mencoba masing masing kebab tersebut. Rasanya sangat lezat dan membuat ketagihan . ingin lagi dan lagi. Walaupun perut sudah kekenyangan. Oh ya kebab ini di buat tanpa bahan pengawet, sehingga aman buat kesehatan. Kesegarannya terjamin hingga 1 bulan dalam freezer dan 4 hari tanpa freezer.



Di toko online www.babarafionline.com juga menjual beragam produk dari berbagai pelaku bisnis mikro, kecil dan menengah (UMKM) seperti makanan beku, makanan kering dan oleh-oleh yang popular di masyarakat dengan harga bersaing, berkualitas dan rasa yang lezat. Selain di www.babarafionline.com, frozen kebab juga tersedia di lazada.com dan olx.com.



Dan ada berita gembira juga nih buat Ibu-ibu yang ingin menambah penghasilan, Babarafi juga membuka peluang usaha untuk menjadi reseller produk frozen food  babarafi online, sedang ada paket Promo loh , cukup dengan Rp 1,500,000.- sudah dapat produk keagenan dan marketing tools nya. Harga normal Rp 2,500,000.-. Sedangkan jika ingin bekerjasama waralaba bisa di lihat di www.babarafi.com atau telepon di 081210522358, 021 7503071. (WSA)






Minggu, 19 April 2015

Internet Gratis Untuk Semua dari Indosat

Internet gratis...???... sumpah loe??...mimpi kali yeee.... hahhaha... eits jangan nyela dulu ini beneran. Sumpah bukan mimpi... !!! Kok bisa? ya bisaa dong... karena tangga 17 April 2015 lalu Indosat dan Facebook Bekerja sama meluncurkan Internet.org di Indonesia dan sebagai bagian dari inisiatif "Internet Tanpa Pulsa Untuk Semua" bagi masyarakat Indonesia. Internet.org dari Facebook membuat Internet lebih mudah di akses oleh seruruh masyarakat Indonesia untuk berbagai kebutuhan dasar mereka seperti kesehatan, pendidikan, media sosial untuk komunikasi dan berita.




Tidak di pungkiri saat ini kebutuhan Internet sangat meningkat dengan pesat di Indonesia. Walau demikian belum semua masyarakat Indonesia belum bisa menikmati layanan Internet. Khususnya di daerah-daerah pedesaan. Untuk itu Indosat menghadirkan Inovasi baru yaitu Pint@rnet yang bekerja sama dengan Internet.org.

Di harapkan dengan hadirnya Pint@rnet, Internet akan lebih mudah di akses oleh seluruh masyarakat Indonesia dari sabang sampai merauke. Cara mengaktifkannya juga cukup mudah. Cukup aktifkan kartu Indosat IM3 & Mentari (Prabayar) maupun pelanggan Matrix (pascabayar). Dan koneksi Internet bisa di peroleh tanda pulsa.




Pelanggan akan mendapatkan kemudahan akses internet untuk beberapa layanan. antara lain Ask.com dan Wikipedia, update berita di Merdeka.com dan kapanlagi.com, berita terkini tentang olahraga melalui bola.net, info pendidikan di kelase, cek cuaca dan iklim melalui Accuweather, menikmati cerita melalui Wattpad, cek lowongan kerja di Jobstreet, Jual barang di OLX.com, mendapatkan isu-su perempuan di situs babycenter, Mama, Girl effect, informasi keseatan pada Unicef fact for life. Dan selain situs-situs tersebut tentu saja situs FACEBOOK. Untuk aksesnya juga mudah cukup masuk ke www.internet.org atau bisa juga dengan men download aplikasi internet.org dari playstore android. 



Oh iyaa.... pada waktu acara launchingnya kemarin di meriahkan juga oleh artis-artis Ibukota, antara lain Al Gazali, Denny Darko dan Tulus.




Widya Amrin
20/04/2015

Rabu, 01 April 2015

Abon Jambrong Unia, Rasanya langsung Nyangkut Di lidah dan di Hati


Sekarang saya kalau makan udah  gak sendiri lagi. Bingung yaa?? Hehehhe…. Iya karena udah ada temennya nih… #AbonJambrongUnia . Mau makan nasi, makan mie instan makan bubur tinggal taburin aja di atasnya. Bahkan kalau lagi iseng gak ada camilan langsung saya comot dari toplesnya..hehehhe… rasa kombinasi asin dan pedasnya gak bisa di lupain gitu aja sama lidah.






Semua ini berawal ketika saya di undang #bloggerhangout bersama oleh #bloggercronny 26 Maret 2015 lalu di Jl. Manunggal Jaya no. 40 di bilangan LebakBulus, Jakarta Selatan. Tema yang di angkat pada waktu itu adalah “Abon Jambrong Unia Peluang Bisnis Makanan Ringan yang Prospektif”.





Seperti yang lainnya sayapun mengira kalau Abon ini pasti bentuknya sana dengan Abon-abon lainnya tapi beda bahan baku. Sejujurnya saya kurang menyukai Abon sejak kanak-kanak karena rasa manisnya yang tidak bisa di terima oleh lidah Sumatera saya. Ternyata #AbonJambrongUnia ini beda. Abon ini terbuat dari ikan Jambrong yang di olah bersama cabe, bawang merah, bawang putih dan rempah rempah pilihan. Kalau yang belum tau Ikan Jambrong ini sejenis ikan asin yang bentuknya seperti ikan teri dan banyak di temui di Depok dan propinsi lainnya.




Inspirasi membuat #AbonJambrongUnia ini di dapat oleh Pasangan Suami-Istri  , Okto Melandana dan Nia Melandana ketika mereka masih mengerjakan proyek townhouse di daerah Depok. Ketika itu istri mandor di tempatnya bekerja sering memberikan suguhan Ikan Jambrong untuk sajian makan. Hal ini membuat lidah pasangan ini seperti ketagihan oleh rasanya. Sehingga tercetuslah Ide untuk membuat satu formula untuk mengolahnya menjadi salah satu pelengkap makanan. Selain itu juga untuk mengangkat potensi kota depok dan Jakarta secara umum, sebagai oleh-oleh khas Jakarta dan Depok.

#AbonJamrongUnia ini adalah makanan pelengkap di segala suasana. Bisa di taburi langsung atau bisa di buat variasi makanan baru khusus buat yang doyan bereksperiman buat makanan baru. Kalau saya sih pilih cara yang pertama. Tinggal tabur. Beres :D tersedia dalam kemasan besar dan kecil cocok banget buat yang doyan travelling dan pastinya bisa di jadikan oleh-oleh kalau kita berkunjung ke daerah lain bahkan ke luar negri. Pasti deh yang di oleh-oleh-in bakal seneng banget.



Harga perkemasannya juga sangat terjangkau, ukuran besar 150 gr di bandrol dengan harga Rp 25.000.- sedangkan yang kecil 50 gram Rp 10.000.- . Gak mahal kan. Dan hebatnya lagi di buka kesempatan luas #peluang usaha reseller makanan ringan buat yang berminat cukup dengan investasi sebesar Rp 450.000.- sudah langsung dapat produk #AbonJambrongUnia sebanyak 20 pack kemasan regular dan pembelian selanjutnay sebanyak 6 pack untuk memdapatkan harga reseller. Berminat?? Langsung hubungi Uni Nia ke Hp/SMS/WA +6281283624325, pin BB 7D9A0603.

Sebagai informasi lagi nih, saat ini #AbonJambrongUnia sudah dinikmati ribuan orang, rasanya sangat mudah di terima oleh lidah masyarakat Indonesia. Kombinasi asin pedasnya pas di lidah dan sangat cocok buat di jadikan pelengkap makanan serta #AbonJambrongUnia adalah pelopor Abon Jambrong di Indonesia. Dan tidak heran kalau belum setahun berproduksi produk #AbonJambrongUnia sudah makin berkenan di terima pembeli yang tidak hanya di Jakarta, kota-kota di Indonesia bahkan juga di luar negeri seperti di Singapura, Sydney, Kanada, Jepang, New York , Paris…Wow….Mantaappp…!!!

Pada kesempatan itu kami di ajak berkeliling ke dapur produksi melihat langsung proses pembuatannya serta langsung mencicipi #AbonJambrongUnia . Beneran rasanya langsung nyangkut di lidah dan di hati !!(WSA)











Senin, 02 Maret 2015

ALA HIJAB : Sosial Media tentang Hijab Fashion

Salah satu yang ikut meramaikan Indonesia Fashion Week kemarin adalah Ala Hijab. Dalam kesempatan hari pertama IFW, Ala Hijab mengadakan Talk Show dengan mengusung tema ' Global Look at Hijab Fashion'.



Dalam kesempatan Talk Show tersebut yang tampil sebagai pembicara terdiri dari Franka Soeria salah satu Co-Founder dari Ala Hijab, Aydha Mehnaz (Inernational Blogger dari Bangladesh), dan Marfuah Pandji Astuti (Managing Editor Nova).



Ala Hijab adalah satu satunya sosial media yang mengusung Islamic Fashion. Sosial Media yang menyatukan peminat Hijab Fashion yang terdiri dari Desainer, brand, blogger, buyer dan pecinta fashion. Pada Era sekarang ini Internet dan sosial media adalah alat yang efektif dan mudah untuk mencari, sharing informasi dan inspirasi, menambah network dan lainnya.


Saat ini Ala Hijab sudah bisa di akses melalui website : www.alahijab.com, versi Mobile APP nya akan segera menyusul.

Pada kesempatan talk show ini di adakan juga Fashion Show dari seluruh dunia yang terdiri dari : Aab Collection (United Kingdom), Majdoline & She Royal (Nedherlands), Modanisa (Turkey), Nadia Ahmed (Kenya), Tahoor (Bangladesh), Hidaya (Malaysia), Hannie Hananto & Najua Yanti (Indonesia).







©Widya Sartika Amrin
2 Maret 2015






Klenteng Petak 9 tinggal kenangan

Pagi tadi di kejutkan oleh berita terbakarnya Vihara Dharma Bhakti di Jalan Kemenangan, yang terletak di Petak Sembilan, Kelurahan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat yang sudah berusia 300 tahun habis terbakar. 



Menurut informasi yang di terima, api melalap Klenteng Petak Sembilan pada pukul 02.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB. Api yang berkobar sangat besar dan tinggi hingga menghanguskan bagian dalam klenteng. Api diduga berasal dari lilin yang menyala di wihara jelang perayaan Cap Go Meh. Menyalakan lilin selama 15 hari merupakan tradisi yang dilakukan setelah Imlek.

Klenteng ini juga adalah salah satu lokasi hunting favorit bagi para fotografer, terlebih pada saat IMLEK kemarin , klenteng ini pasti di penuhi oleh para fotografer yang hunting. Tak terkecuali saya, pertama kali hunting di sini sekitar tahun 1998 dan masih mengunakan kamera analog film. 

Sore tadi saya dan seorang teman mengujungi kembali Klenteng ini, berbaur dengan orang-orang yang datang sekedar melihat-lihat ataupun berdoa. Beruntung tadi saya di perbolehkan masuk dan memotret beberapa saat. Bagaimanapun saya ikut bersedih, hilang sudah salah satu tempat bersejarah di Jakarta.

















©Widya SArtika Amrin
2 Maret 2015